Yang
saya perhatikan, masih banyak yang kesulitan tentang cara membuat lirik lagu.
Contohnya seperti pertanyaan-pertanyaan dibawah ini:
Ø
“Tolong
Mas Mas pencerahannya tentang lirik lagu saya ini.”
Ø
“Bagaimana
cara membuat lagu-lagu tentang sosial Mas?”
Ø
“Mas
gimana cara membuat lagu tentang kisah cinta aku?”
Ø
“Udah
bikin lagunya tapi gagal terus ngga bisa masuk liriknya.”
Ø
“Bagaimana
cara membuat lagu persahabatan Mas?”
Apakah Anda juga sering bertanya seperti ini?
Sebetulnya,
lirik adalah senjata paling kuat yang dimiliki pembuat lagu. Coba tanya ke
teman Anda, apa yang dia sukai dari lagu favoritnya?
Jawabannya ada 2 kemungkinan: vokalnya
enak atauliriknya dalem.
Lirik adalah cara Anda menyampaikan pesan dalam lagu Anda, melalui
rangkaian cerita. Cerita inilah yang dicari oleh pendengar dalam lagu Anda – mereka ingin merasakan emosinya.
Walau kadang bisa terasa sangat susah, membuat lirik itu mudah. Yang
tidak mudah adalah membuat lirik yang pas di hati para pendengar Anda.
Karena itu, saya memberikan jurus-jurus sakti yang sering saya pakai
dalam lagu sendiri. Inilah jurus yang telah menghasilkan
lagu-lagu yang memenangkan penghargaan, finalis lomba, dan dilirik oleh artis
major label.
Kumpulan jurus-jurus ini bisa Anda jadikan Kitab Jurus Sakti Anda
sendiri. Ketika Anda sedang buntu, kehabisan ide, silakan gunakan metode
step-by-step berikut supaya Anda tidak pernah kehabisan akal lagi!
1.
Pilihlah tema lagu
Langkah pertama selalu dimulai dari tema, atau ide atau konsep. Semakin matang konsep yang Anda
ramu di awal, semakin bernyawa lagu Anda jadinya di akhir.
Disini saya sarankan: berusahalah berpikir out of the box. Masih banyak
tema lain selain tema cinta. Kalaupun Anda akan membuat tema cinta, coba cari
sudut pandang yang berbeda dari umumnya.
2. Buatlah kerangka cerita
Kalau Anda melewatkan langkah ini, lagu Anda bisa terdengar monoton atau
membosankan atau biasa biasa saja. Akibatnya, mungkin ada yang mendengarnya dan
suka, tapi tidak sampai membeli atau menjadi penggemar Anda.
Membuat kerangka cerita sama seperti membangun fondasi dan pilar sebuah
rumah. Kerangka inilah yang akan mendukung tema utama Anda. Lagu yang ada kerangka ceritanya,
akan memiliki identitas yang kuat.
3. Buat judul yang khas
Dari kerangka ceritanya, Anda bisa menentukan judul. Jangan Anda anggap
remeh judul lagu, karena judul memegang peranan yang sangat penting.
Judul lagu adalah momen pertama dimana Anda bisa memperlihatkan bahwa
karya Anda beda dari yang lain. Saat pembuat lagu yang lain menggunakan judul
yang “pasaran”, Anda muncul
dengan judul yang khas sehingga langsung menarik perhatian calon pendengar.
4. Tulis lirik Anda (pilih kosakatanya)
Anda sudah punya tema. Anda sudah bangun kerangka ceritanya. Anda juga
sudah punya judul khas.
Sekarang saatnya Anda tulis lirik lagu Anda. Disinilah kreativitas Anda
berperan. Disinilah Anda menunjukkan kenapa Anda berbeda dari pembuat-pembuat lagu yang lain.
Ada berbagai teknik yang bisa dilakukan untuk membuat lirik. Salah satu
teknik favorit saya adalah menggunakan peta pikiran atau mind map. Mind map ini sangat
efektif, karena melatih otak Anda berpikir luas saat mencari kata-kata yang tepat.
5. Gunakan lirik yang visual, naratif, dan deskriptif
Disinilah perbedaan Anda dengan pembuat lagu yang lain. Banyak sekali
pembuat lagu Indonesia yang tidak memakai lirik visual dalam lagu mereka.
Akibatnya, lagu mereka terasa ada yang kurang, hambar, atau tidak bernyawa.
Lirik visual (atau naratif/deskriptif) adalah lirik yang membuat
pendengar bisa membayangkan lagu Anda seperti film: lengkap dengan adegan laga,
cinta, dan drama yang menegangkan.
Kalau Anda bisa menguasai sedikit saja lirik visual, itu akan membuat Anda jauh jauh lebih mahir
membuat lagu dibanding kebanyakan orang di luar sana yang bermalas-malasan tapi berharap
lagunya akan dibeli orang atau artis major label.
6. Rapikan lirik
Sampailah Anda di langkah yang terakhir: merapikan lirik.
Lirik yang sudah Anda buat sejauh ini belum tentu sudah selesai. Anda
selalu bisa membuatnya lebih baik. Ingat apa yang dikatakan The Edge, gitaris
band U2:
Ø
“Lagu kami tidak pernah selesai; tapi selalu dirilis!”
Anda
jangan cepat puas dulu. Cuma karena Anda punya seonggok lirik, bukan berarti
itu enak dinyanyikan. Bukan berarti lirik Anda akan membuat orang langsung ngefans
dengan lagu Anda.
7. Istirahat
Ya, istirahat. Kalau Anda sudah melakukan ke-6 langkah sebelumnya,
sekarang Anda break dulu.
Jujur saja, banyak teman-teman musisi saya yang “jengkel” dengan cara
saya membuat lagu. Karena mereka ngga sabaran – mereka maunya langsung corat
coret seadanya malas-malasan, tapi berharap lagunya jadi lagu hits!
Ngeyel!
Lagu yang ngehits butuh waktu. Lagu yang hits butuh struktur.
Walau pekerjaannya lebih berat, hasilnya jauh lebih memuaskan.
Walau pekerjaannya lebih berat, hasilnya jauh lebih memuaskan.
Meski ini bukan “formula” pasti, kalau Anda pakai jurusnya, lagu Anda
akan jauh lebih bernyawa.
Yang paling penting saya tekankan: lagu
Anda harus ada ceritanya.
Semakin nyata cerita Anda, semakin ngena lagu Anda ke orang-orang.
Buatlah lagu Anda menyentuh hati mereka, baik itu membuat mereka
menyalurkan kesedihannya yang paling tersembunyi, atau membangkitkan semangat
mereka untuk menjadi tak terkalahkan.
Pada saat itulah orang-orang akan membeli lagu Anda:
karena lagu Anda mewakili cerita kehidupan mereka.
Tetap Smart Hits!



0 komentar:
Posting Komentar